Sebanyak 1863 item atau buku ditemukan

Bubu, Alat Tangkap Ramah Lingkungan

Judul : Bubu, Alat Tangkap Ramah Lingkungan Penulis : Silvi Afriyansih, S.Pi Dr. Sudirman Adibrata, ST., M.Si M. Rizza Muftiadi, S.Si., M.Si Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 68 Halaman ISBN : 978-623-497-558-1 Sinopsis Bubu begitu masyarakat Belitung menyebutnya yang digunakan untuk menangkap ikan. Bubu merupakan alat tangkap yang dioperasikan di dasar perairan dengan ukuran yang bervariasi. Untuk pembuatannya, bubu dibuat berdasarkan kepentingan dan kebutuhan nelayan. Buku ini mengulas mengenai bubu sebagai alat tangkat non selektig, artinya semua ikan dapat terperangkap kedalam bubu. Alat tangkap ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi dengan harga tangakap ikan yang bersaing di pasar. Bentuknya akan berbeda satu dengan yang lainnya seperti bujur sangkar, segitiga memanjang, silinder, trapesium, gendang, setengah silinder, segi banyak dan bulat setangah lingkaran yagn sangat tergantung pemesanan atau tempat pembuatannya. Alat tangkap ini bersifat pasif sehingga tidak akan merusak ekosistem laut seperti ekosistem terumbu karang karena sistem kerjanya hanya mengandalkan ikan-ikan yang terperangkap masuk kedalam bubu.

Judul : Bubu, Alat Tangkap Ramah Lingkungan Penulis : Silvi Afriyansih, S.Pi Dr. Sudirman Adibrata, ST., M.Si M. Rizza Muftiadi, S.Si., M.Si Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 68 Halaman ISBN : 978-623-497-558-1 Sinopsis Bubu begitu masyarakat ...

STUDI KELAYAKAN BISNIS (Pedoman Memulai Bisnis Era Revolusi Industri 4.0)

Penulis : Drs. H. Nasir Asman, M.M Ukuran : 21 cm x 14,5 cm Tebal : 150 Halaman ISBN : 978-623-68720-9-3 Blurb Buku ini membahas terkait teori-teori mengenai studi kelayakan bisnis yang dapat digunakan sebagai acuan dalam memulai bisnis era revolusi industri 4.0 ini. Buku ini sangat bermanfaat bagi pembaca dalam memahami teori-teori dan langkah-langkah dalam memulai sebuah bisnis. Buku ini terdiri atas tujuh bab. Bab pertama membahas tentang pendahuluan yang meliputi Pengertian Studi Kelayakan Bisnis, Tujuan Studi Kelayakan Bisnis, Aspek-Aspek Studi Kelayakan Bisnis, Pelaksanaan Studi Kelayakan Bisnis dan Urgensi Studi Kelayakan Bisnis Era Revolusi 4.0. Bab kedua membahas tentang Aspek Pasar dan Pemasaran yang meliputi Produk/Jasa Yang Dihasilkan, Gambaran Pasar dan Segmen Pasar yang dituju, Proyeksi dan Stategi Pemasaran, Analisis Pesaing dengan SWOT (Strength, Weakness, Opportunity dan Threath) dan Saluran Distribusi. Bab ketiga membahas tentang Aspek Produksi yang meliputi Proses Produksi, Bahan Baku dan Penggunaannya, Kapasitas Produksi dan Rencana Pengembangan Produksi. Bab keempat membahas tentang Aspek Sumber Daya Manusia yang meliputi Analisis Kompetensi Sumber Daya Manusia, Analisis Kebutuhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Rencana Kebutuhan Sumber Daya Manusia. Bab kelima membahas tentang Aspek Pengembangan Usaha yang meliputi Rencana Pengembangan Usaha dan Tahap-Tahap Pengembangan Usaha. Bab keenam membahas tentang Aspek Keuangan yang meliputi Biaya Awal, Rencana Kebutuhan Investasi , Jumlah Modal yang Dibutuhkan, Analisa Kelayakan Investasi dan Penggunaan Modal. Bab ketujuh atau terakhir membahas tentang Aspek Dampak Dan Resiko Usaha yang meliputi Dampak Terhadap Masyarakat Sekitar, Dampak Terhadap Lingkungan, Analisis Resiko Usaha dan Anstisipasi Resiko Usaha.

Penulis : Drs.

Strategi Pemasaran (Atraksi Wisata) Teater Tradisi : Teori, Metode & Penerapan

Judul : Strategi Pemasaran (Atraksi Wisata) Teater Tradisi : Teori, Metode & Penerapan Penulis : Lephen Purwanto, M.Sn., M.Sc. Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 356 Halaman ISBN : 978-623-497-314-3 SINOPSIS Strategi pemasaran untuk teater tradisi belum banyak dilakukan. Riset terapan yang dapat dijadikan model dalam mengkaji keberadaan teater tradisi untuk atraksi wisata yang jumlahnya cukup banyak di Indonesia. Model riset trategi pemasaran dapat juga dijadikan sarana membenahi strategi pemasaran yang dilakukan secara ilmiah. Terukur dan tertarget untuk kurun berapa waktu. Pada awalnya dikaji terlebih dahulu perihal strategi pemasaran berserta teori terkait seperti pemasaran, strategi, bauran peamasaran, analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunity, dan threts) hingga dapat dievaluasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman suatu perusahaan dan dihadapkan dengan pesaing yang sama atau sejenis. Data yang dianalisis berupa data kualitaif dan kuantitaif sehingga menerapkan mix research (triangulasi) sehingga dalam analisisnya menggunakan analisis data kualitatif dan data kuantitatif secara berbeda, dan dilanjutkan secara bersama atau terpadu. Hasilnya teori, metode dan penerapan riset atraksi wisata teater tradisi dapat membuat kemungkinan bentuk yang telah dikembangkan sebagai atraksi wisata tambahan dengan segementasi yang berbeda yaitu wisatawan Indonesia (dalam negeri) dan pewisata pelajar diperkiraan akan menambah pendapatan hingga Rp 1 M per tahun, dan kegiatan atraksi wisata Teater Tradisi Calonarang Tetekan (TTCT) tetap berlangsung khusus untuk wisatawan mancanegara dengan pendapatan kurang lebih Rp 300 juta per tahun.

PAW 50 % (juta) 25 31,25 37,5 Laba bersih (juta) 25 31,25 37,5 Jadi kontribusi jangka pendek (2013-2015) prediksi pen- dapatan dari transaksi wisdom kelas menengah dan pelajar pada tahun 2013 sebesar Rp 125.000.000,-dan pada tahun 2014 ...