Sebanyak 22118 item atau buku ditemukan

Merekayasa Kearifan Tempatan: Citra Seni dalam Teknologi (Penerbit USM)

Keindahan seni dan keunikan teknologi dalam kehidupan masyarakat di Nusantara khasnya masyarakat Melayu yang saling berbaur menjadikannya unggul dalam kelas yang tersendiri. Telahan ilmu yang berteraskan kearifan tempatan ditekuni melalui pelbagai disiplin yang dikelompokkan sebagai alam sejarah, alam sastera, alam pendidikan, alam masyarakat desa, alam perubatan tradisional, alam rohaniah, alam seni, alam pembinaan, alam perkapalan dan perniagaan, alam pengurusan/adat tradisional Melayu, alam air, alam belantara dan alam pertanian. Sesungguhnya, galuran ilmu yang luas ini telah memungkinkan terhasilnya teks berbahasa Melayu yang mengangkat judul Merekayasa Kearifan Tempatan: Citra Seni dalam Teknologi. Persembahan buku ini dibahagikan kepada empat bahagian, iaitu Bahagian I: Ilmu Seni Alam, Bahagian II: Teknologi Seni Persembahan, Bahagian III: Teknologi Seni Warisan dan Bahagian IV: Teknologi Seni Reka Bentuk. Perihalan kearifan tempatan yang terpancar bukan sahaja memperlihatkan kebijaksanaan masyarakat Melayu memanfaatkan alam seninya; malah menghubungkaitkannya dengan merekayasa seni dalam teknologi bagi penghasilan ilmu baharu.

... syair dalam menyampaikan pengetahuan sama ada secara langsung atau tidak langsung. Lirik lagu alam ini diubah suai supaya lebih mengikut tema projek ini. Bangun pagi hari Indah sinar suria Burung terbang tinggi Unggas riang ria Pokok ...

Muhammad Natsir 70 tahun

kenang-kenangan kehidupan dan perjuangan

... syair Multatuli berjudul " De Bandjir ” . Beberapa kali dia melakukan latihan dengan bimbingan Bakhtiar Effendi itu yang menunjukkan bagaimana turun naik suara , bagaimana aksi muka , tangan dan gerak gerik keseluruhannya . Memang dia ...

Proliferasi Pemikiran Sosial Kritis

Buku Proliferasi Pemikiran Sosial Kritis merupakan respons atas dua gejala besar yang melanda Indonesia, yakni perkembangan masif diskursus dan praktik digital serta transformasi ekonomi-politik neoliberal. Alih-alih menawarkan cara pandang teknis dan instrumental, buku ini mencoba mendekati isu digital dan transisi rezim neoliberal di Indonesia dengan menggunakan lensa sosiologi kritis. Penggunaan cara pandang itu mengizinkan penulis memberikan uraian kritis tentang efek negatif dari revolusi digital dan perubahan neoliberal seperti kerentanan pekerja dan pengguna platform serta privatisasi layanan publik dan perampasan hak dasar warga negara. Berbekal perspektif tersebut, buku ini bermaksud menghadirkan cara pandang yang emansipatoris dan kritis agar semua pihak terdorong untuk berimajinasi memikirkan alternatif atas kondisi kritis, mewarnai wacana di ruang publik, dan bergerak secara nyata.

Buku Proliferasi Pemikiran Sosial Kritis merupakan respons atas dua gejala besar yang melanda Indonesia, yakni perkembangan masif diskursus dan praktik digital serta transformasi ekonomi-politik neoliberal.

Little Sunrise

Edukasi tentang pendidikan karakter, mutlak diperlukan untuk anak-anak. Anak-anak diibaratkan sebagai little sunrise, yang datang dengan seribu asa dan cita-cita. Penanaman karakter dibutuhkan agar anak dapat menjadi pribadi yang teguh pendirian, optimis, dan selalu berusaha untuk menggapai apa yang diinginkannya. Kumpulan cerpen tentang motivasi cita-cita, belajar, mencintai alam, dan lainnya, semoga mampu mendorong anak-anak Indonesia untuk menjadi generasi yang kritis dan selalu optimis dengan apa pun yang akan dan sedang dilakukan.

Edukasi tentang pendidikan karakter, mutlak diperlukan untuk anak-anak. Anak-anak diibaratkan sebagai little sunrise, yang datang dengan seribu asa dan cita-cita.

Proliferasi Pemikiran Sosial Kritis

Volume 3

Buku Proliferasi Pemikiran Sosial Kritis merupakan respons atas dua gejala besar yang melanda Indonesia, yakni perkembangan masif diskursus dan praktik digital serta transformasi ekonomi-politik neoliberal. Alih-alih menawarkan cara pandang teknis dan instrumental, buku ini mencoba mendekati isu digital dan transisi rezim neoliberal di Indonesia dengan menggunakan lensa sosiologi kritis. Penggunaan cara pandang itu mengizinkan penulis memberikan uraian kritis tentang efek negatif dari revolusi digital dan perubahan neoliberal seperti kerentanan pekerja dan pengguna platform serta privatisasi layanan publik dan perampasan hak dasar warga negara. Berbekal perspektif tersebut, buku ini bermaksud menghadirkan cara pandang yang emansipatoris dan kritis agar semua pihak terdorong untuk berimajinasi memikirkan alternatif atas kondisi kritis, mewarnai wacana di ruang publik, dan bergerak secara nyata.

Buku Proliferasi Pemikiran Sosial Kritis merupakan respons atas dua gejala besar yang melanda Indonesia, yakni perkembangan masif diskursus dan praktik digital serta transformasi ekonomi-politik neoliberal.

Pendidikan Literasi Anak Usia Dini

Meningkatkan Keterampilan Membaca, Menulis, dan Berpikir Anak

Batasan literasi ternyata tidak sesederhana yang diartikan secara umum, yaitu hanya sebagai kemampuan membaca dan menulis. Definisi literasi sudah semakin kompleksseiring dengan perkembangan zaman. Hal ini terjadi karena setiap masa atau zaman selalu membawa konsepsinya masing-masing dalam mempersepsi literasi sesuai dengan pesoalan yang dihadapi.

Batasan literasi ternyata tidak sesederhana yang diartikan secara umum, yaitu hanya sebagai kemampuan membaca dan menulis.

Implementasi Nilai-Nilai Sesanti Bhinneka Tunggal Ika Guna Meningkatkan Kualitas Kehidupan Masyarakat, Berbangsa, dan Bernegara Menuju Indonesia Emas 2045

Buku ini membahas Implementasi Nilai Bhinneka Tunggal Ika baik secara teoritik maupun studi kasus, merupakan karya anak bangsa dari berbagai penjuru nusantara, multi profesi, suku, dan agama. Mereka adalah alumni Training of Trainers (ToT) Pemantapan Nilai Kebangsaan Angkatan I Tahun 2022, LEMHANNAS Republik Indonesia. Sebagai Ketua Alumni, saya bangga dengan terbitnya buku ini, semoga menjadi kontribusi dalam pengembangan wawasan dan nilai kebangsaan pada ranah yang lebih luas. Saya mendorong kepada semua alumni agar terus meningkatkan produktivitasnya, bukan hanya pada forum pelatihan. Tetapi harus menyebarkan nilai kebangsaan pada semua saluran digital, media sosial, media cetak, elektronik, buku, prosiding, maupun jurnal internasional. Untuk apa? agar tersosialisasi dengan paripurna, dan lahir kehendak yang kuat untuk mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan pada semua ranah kehidupan agar Indonesia semakin maju dan bermartabat, disegani pada forum internasional, dan masyarakatnya siap lahir dan batin menyongsong Indonesia Emas 2045.

Buku ini membahas Implementasi Nilai Bhinneka Tunggal Ika baik secara teoritik maupun studi kasus, merupakan karya anak bangsa dari berbagai penjuru nusantara, multi profesi, suku, dan agama.