Sebanyak 3702 item atau buku ditemukan

Pengaruh Budaya Dalam Gaya Evaluatif Atasan Untuk Meningkatkan Kepuasan Kerja & Kinerja Perusahaan

Suatu Studi Kasus Implementasi Akuntansi Perilaku (Behavioural Accounting)

Menarik pengalaman pandemi COVID-19 yang berlangsung lebih dari dua tahun sejak 2020, “era disruptif” bidang kesehatan berdampak luar biasa pada berbagai sektor kegiatan. Di lingkungan bisnis, supply-chain banyak yang terputus dan situasi kerja mengalami perubahan drastis. Tidak sedikit rencana kerja perusahaan terdisrupsi sehingga pendapatan dan laba perusahaan menurun dan memaksa manajemen melakukan efisiensi di segala bidang, termasuk efisiensi beban operasional, pengaturan shift kerja, pengurangan jam kerja, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK), dan bahkan menutup bisnis secara permanen. Akan tetapi di sisi lain beberapa entitas bisnis tetap mampu bertahan dan bahkan kinerjanya meningkat. Salah satu dampak positif dari pandemi COVID-19 adalah perubahan budaya kerja manual, menjadi serba elektronik. Kecepatan beradaptasi dengan teknologi informasi dan perubahan pola kerja memerlukan ketangguhan sumber daya manusia (SDM) sebagai human capital organisasi dalam mengatasi berbagai perubahan eksternal.

... pengembangan ikatan stimulus atau respons dalam kaitannya dengan kondisi penguatan lingkungan yang tepat. Kondisi ... pelatihan ini, bawahan PENGARUH BUDAYA DALAM GAYA EVALUATIF ATASAN diarahkan ke hasil yang diinginkan manajmen atau ...

Musik Itu Politik: Studi Pengaruh Kebijakan Kebudayaan pada Perubahan Musik

Dari sudut pandang politik kebudayaan, buku ini menyajikan bagaimana pengaruh politik etis di zaman kolonial Belanda, kesenian sebagai bagian dari revolusi di zaman Orde Lama, kesenian adi luhung sebagai bagian dari pencarian puncak-puncak kebudayaan di zaman orde Baru serta mulai merebaknya konsep ekonomi kreatif dalam kesenian di masa awal-awal orde reformasi berpengaruh pada perkembangan musik (dalam hal ini Kakula sebagai budaya gong pada etnik Kaili di Sulawesi Tengah). Buku ini mengidentifikasi hubungan antara Politik Kebudayaan dan musik yang terbentang cukup luas. Istilah yang dapat digunakan mulai dari tekanan, pendiktean, petunjuk, pengaruh, arahan, stimulus, sponsor, hingga mitra. Penggunaan istilah-istilah itu semuanya tergantung dari kasus yang dibicarakan dan terbatas pada konteks ruang dan waktu. Musik menjadi tempat bertemu dan bernegosiasinya ideologi-ideologi identitas yang dipengaruhi semua aspek, terutama motivasi politik, yang silih berganti ataupun tumpang tindih satu sama lain. Buku ini menunjukkan bagaimana ideologi politik sangat berperan dalam mengonstruksi musik. Buku ini diharapkan dapat memicu gairah dari pegiat seni, budayawan, dan peneliti di berbagai daerah untuk menyumbangkan narasi dari wilayah budayanya masing-masing agar dapat menjadi refleksi bersama. Buku ini cocok dibaca bukan saja oleh mahasiswa, peneliti tradisi lisan dan budaya lokal, tetapi juga untuk khalayak yang lebih luas, termasuk pegiat seni budaya, birokrat, pembuat kebijakan dan semua yang berkepentingan atas pertumbuhan kesenian nusantara.

Khalayak umum dapat menguasai Ndua-Ndua bila secara sangat intensif mempelajari nomor tersebut dengan mendengarkan beberapa kali, merasa familiar, menghafal dan mempunyai alat atau kemudahan akses untuk mempraktikkannya.