Buku Proliferasi Pemikiran Sosial Kritis merupakan respons atas dua gejala besar yang melanda Indonesia, yakni perkembangan masif diskursus dan praktik digital serta transformasi ekonomi-politik neoliberal. Alih-alih menawarkan cara pandang teknis dan instrumental, buku ini mencoba mendekati isu digital dan transisi rezim neoliberal di Indonesia dengan menggunakan lensa sosiologi kritis. Penggunaan cara pandang itu mengizinkan penulis memberikan uraian kritis tentang efek negatif dari revolusi digital dan perubahan neoliberal seperti kerentanan pekerja dan pengguna platform serta privatisasi layanan publik dan perampasan hak dasar warga negara. Berbekal perspektif tersebut, buku ini bermaksud menghadirkan cara pandang yang emansipatoris dan kritis agar semua pihak terdorong untuk berimajinasi memikirkan alternatif atas kondisi kritis, mewarnai wacana di ruang publik, dan bergerak secara nyata.
Buku Proliferasi Pemikiran Sosial Kritis merupakan respons atas dua gejala besar yang melanda Indonesia, yakni perkembangan masif diskursus dan praktik digital serta transformasi ekonomi-politik neoliberal.
Edukasi tentang pendidikan karakter, mutlak diperlukan untuk anak-anak. Anak-anak diibaratkan sebagai little sunrise, yang datang dengan seribu asa dan cita-cita. Penanaman karakter dibutuhkan agar anak dapat menjadi pribadi yang teguh pendirian, optimis, dan selalu berusaha untuk menggapai apa yang diinginkannya. Kumpulan cerpen tentang motivasi cita-cita, belajar, mencintai alam, dan lainnya, semoga mampu mendorong anak-anak Indonesia untuk menjadi generasi yang kritis dan selalu optimis dengan apa pun yang akan dan sedang dilakukan.
Edukasi tentang pendidikan karakter, mutlak diperlukan untuk anak-anak. Anak-anak diibaratkan sebagai little sunrise, yang datang dengan seribu asa dan cita-cita.
Buku ini ditulis sebagai bentuk penghormatan kepada para dosen yang telah menularkan ilmunya kepada penulis, sekaligus menjawab kegelisahan mengenai pengembangan instrumen penelitian yang banyak digunakan untuk menyusun tugas akhir mahasiswa. Buku ini terdiri dari beberapa bab yang disusun secara hierarki dari konsep dasar instrumen penelitian hingga pengembangan contoh soal. Buku ini juga menyajikan secara teoretis dan praktis mengenai pengembangan instrumen penelitian berupa tes prestasi yang terdiri dari tes pilihan ganda dan tes uraian. Instrumen nontes terdiri dari angket, wawancara, dan observasi. Instrumen tes nonprestasi disajikan berupa tes berpikir kritis, berpikir kreatif, komunikasi, dan sebagainya. Buku ini juga menjelaskan mengenai kevalidan, analisis butir tes, dan reliabilitas instrumen penelitian secara praktis baik berupa teori pendukung maupun perhitungan sederhananya.
Buku ini ditulis sebagai bentuk penghormatan kepada para dosen yang telah menularkan ilmunya kepada penulis, sekaligus menjawab kegelisahan mengenai pengembangan instrumen penelitian yang banyak digunakan untuk menyusun tugas akhir ...
Penurunan kualitas lahan pertanian terutama karena kerusakan fisik dan kimiawi lahan serta penurunan keragaman hayati, memunculkan kekuatiran segolongan masyarakat akan terjadinya ketidakberlanjutan produksi pertanian akibat penerapan revolusi hijau. Inovasi teknologi budi daya pertanian khususnya padi sawah, sebagai upaya peningkatan produktivitas lahan melalui sistem pertanian yang berkelanjutan akhirnya mulai banyak diterapkan. Pertanian organik didefinisikan sebagai produksi tanaman, hewan, dan produk lainnya tanpa menggunakan pupuk kimia sintetis dan pestisida, spesies transgenik, atau antibiotik dan steroid peningkat pertumbuhan, atau bahan kimia lainnya. Pertanian organik dinilai sebagai sistem pertanian yang mampu menyediakan ketersediaan pangan secara berkelanjutan karena ramah lingkungan. Pertanian organik bukan hanya tren, tetapi adalah gaya hidup berkelanjutan yang memiliki banyak manfaat penting. Pertanian organik tidak identik dengan pertanian tradisional. Dalam menjalankan pertanian organik dituntut untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Di buku ini dipaparkan berbagai kontribusi pemikiran dari pakar Fakultas Pertanian UGM dari segi budi daya, tanah, pengelolaan tanah dan perlindungan tanaman dalam rangka mewujudkan pertanian yang berkelanjutan.
Pertanian organik bukan hanya tren, tetapi adalah gaya hidup berkelanjutan yang memiliki banyak manfaat penting. Pertanian organik tidak identik dengan pertanian tradisional.
Buku Proliferasi Pemikiran Sosial Kritis merupakan respons atas dua gejala besar yang melanda Indonesia, yakni perkembangan masif diskursus dan praktik digital serta transformasi ekonomi-politik neoliberal. Alih-alih menawarkan cara pandang teknis dan instrumental, buku ini mencoba mendekati isu digital dan transisi rezim neoliberal di Indonesia dengan menggunakan lensa sosiologi kritis. Penggunaan cara pandang itu mengizinkan penulis memberikan uraian kritis tentang efek negatif dari revolusi digital dan perubahan neoliberal seperti kerentanan pekerja dan pengguna platform serta privatisasi layanan publik dan perampasan hak dasar warga negara. Berbekal perspektif tersebut, buku ini bermaksud menghadirkan cara pandang yang emansipatoris dan kritis agar semua pihak terdorong untuk berimajinasi memikirkan alternatif atas kondisi kritis, mewarnai wacana di ruang publik, dan bergerak secara nyata.
Buku Proliferasi Pemikiran Sosial Kritis merupakan respons atas dua gejala besar yang melanda Indonesia, yakni perkembangan masif diskursus dan praktik digital serta transformasi ekonomi-politik neoliberal.
Mengapa semut itu kecil? Kenapa gajah berbelalai panjang? Temukan kisahnya dalam Kumpulan Dongeng PAUD ini. Buku ini penuh imajinasi. Siapa pun yang membaca cerita-cerita di dalamnya, akan tergugah untuk mengembangkan kreativitasnya. Bacaan singkat, sederhana, namun membangkitkan kreativitas anak-anak yang baru belajar membaca.
Meningkatkan Keterampilan Membaca, Menulis, dan Berpikir Anak
Batasan literasi ternyata tidak sesederhana yang diartikan secara umum, yaitu hanya sebagai kemampuan membaca dan menulis. Definisi literasi sudah semakin kompleksseiring dengan perkembangan zaman. Hal ini terjadi karena setiap masa atau zaman selalu membawa konsepsinya masing-masing dalam mempersepsi literasi sesuai dengan pesoalan yang dihadapi.
Ayah Cindelaras, Raden Putra sang raja, penasaran denga nasal usul ayam jantan milik Cindelaras. Ternyata, yang memberikan ayam itu adalah seekor burung rajawali. Dahulu, Raden Putra juga memiliki burung rajawali. Cindelaras pun mencari burung itu ke tengah hutan. Bagaimana kisah Cindelaras selanjutnya? Dongeng Karakter Positif Anak: Cindelaras Mencari Burung Rajawali merupakan adaptasi dari cerita rakyat (folklore) Cindelaras dan Ayam Sakti. Cerita ini cocok untuk dibaca anak pembaca pemula (early reader) karena jumlah teksnya yang telah disesuaikan.
Buku ini membahas Implementasi Nilai Bhinneka Tunggal Ika baik secara teoritik maupun studi kasus, merupakan karya anak bangsa dari berbagai penjuru nusantara, multi profesi, suku, dan agama. Mereka adalah alumni Training of Trainers (ToT) Pemantapan Nilai Kebangsaan Angkatan I Tahun 2022, LEMHANNAS Republik Indonesia. Sebagai Ketua Alumni, saya bangga dengan terbitnya buku ini, semoga menjadi kontribusi dalam pengembangan wawasan dan nilai kebangsaan pada ranah yang lebih luas. Saya mendorong kepada semua alumni agar terus meningkatkan produktivitasnya, bukan hanya pada forum pelatihan. Tetapi harus menyebarkan nilai kebangsaan pada semua saluran digital, media sosial, media cetak, elektronik, buku, prosiding, maupun jurnal internasional. Untuk apa? agar tersosialisasi dengan paripurna, dan lahir kehendak yang kuat untuk mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan pada semua ranah kehidupan agar Indonesia semakin maju dan bermartabat, disegani pada forum internasional, dan masyarakatnya siap lahir dan batin menyongsong Indonesia Emas 2045.
Buku ini membahas Implementasi Nilai Bhinneka Tunggal Ika baik secara teoritik maupun studi kasus, merupakan karya anak bangsa dari berbagai penjuru nusantara, multi profesi, suku, dan agama.